Cura Pessoal

Cura Pessoal

Bahaya Penyakit Jaringan Periodontal bagi Kesehatan Tubuh – Jaringan periodontal adalah jaringan yang mengelilingi gigi dan menopang gigi. Laporan dalam jurnal Medica Arteriana tahun 2020 menyebut bahwa penyakit periodontal menjadi penyakit gigi dan mulut urutan kedua terbanyak setelah karies di Indonesia. Jenis penyakit yang paling sering yaitu gingivitis atau radang gusi dan periodontitis. Ini bisa muncul sebagai akibat infeksi maupun sebagai manifestasi dari penyakit sistemik.

Marak Dijual Pemutih Gigi Instan, Aman atau Tidak Ya?Penyakit jaringan periodontal sendiri berhubungan dengan berbagai penyakit. Penyakit periodontal dapat menjadi faktor risiko dan penyebab berbagai penyakit, serta bisa juga sebaliknya. Ini karena buruknya kesehatan gigi dan mulut juga akan memengaruhi kesehatan tubuh secara umum.

1. Penyakit jantung

Studi dalam International Journal of Health Sciences tahun 2017 telah mengidentifikasi bahwa periodontitis merupakan faktor risiko dari penyakit jantung koroner (PJK). Hasil analisis menunjukkan bahwa penyakit periodontal cenderung menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung sebesar 19 persen dan akan meningkat hingga 44 persen pada individu usia 65 tahun ke atas.

Merangkum dari http://curapessoal.com/ Respons inflamasi pada jaringan periodontal akan berpengaruh pada perkembangan aterosklerosis dan dapat menyebabkan PJK. Aterosklerosis sendiri adalah penebalan lapisan dalam pembuluh darah, sehingga terjadi penyempitan akibat adanya penumpukan plak hasil respons inflamasi pada dinding pembuluh darah. Ini akan menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jantung dan menyebabkan PJK.

2. Penyakit metabolisme

Penyakit metabolisme yang sering berkaitan dengan penyakit periodontal yaitu diabetes melitus. Studi telah menunjukkan bahwa individu dengan diabetes melitus tipe 2 yang memiliki penyakit periodontal parah memiliki 3,2 kali risiko kematian lebih tinggi akibat penyakit jantung iskemik dibanding individu dengan penyakit diabetes melitus tanpa penyakit periodontal.

3. Gangguan kehamilan

Menurut https://116.193.190.241/ Periodontitis berkaitan erat dengan kondisi ibu hamil. Ketika hamil, perempuan akan mengalami perubahan hormonal, yaitu peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang memengaruhi kehidupan bakteri di dalam rongga mulut.

Dengan perubahan tersebut, bakteri dapat menyebabkan peradangan pada jaringan periodontal. Peningkatan hormon juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga gusi mengalami pembesaran. Selain itu, peningkatan hormon progesteron yang tinggi dapat merangsang produksi prostaglandin yang berperan sebagai penekan sistem imun (imunosupresan).

4. Penyakit pernapasan

Individu dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami periodontitis dibandingkan dengan individu sehat. Penyakit periodontal juga dapat menjadi faktor risiko independen untuk menyebabkan PPOK.

Selain itu, penyakit periodontal berhubungan dengan mikroorganisme pada rongga mulut yang memiliki keterlibatan dengan bakteri penyebab pneumonia.

5. Artritis reumatoid

Artritis reumatoid adalah penyakit peradangan sendiri akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (autoimun). Penyakit periodontal lazim dialami oleh pasien artritis reumatoid yang diakibatkan respons autoimun dan menunjukkan mekanisme patogen yang sama. Individu dengan kondisi ini punya risiko tinggi untuk mengalami kerusakan tulang alveolar di sekitar gigi dan kehilangan gigi.