Cura Pessoal

Cura Pessoal

5 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Paru-paru Kamu ‘Awet Muda’

5 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Paru-paru Kamu ‘Awet Muda’ – Topik awet muda umumnya selalu berkaitan dengan kecantikan wajah. Padahal, organ dalam tubuh juga perlu mengupayakan tetap awet muda supaya bisa tetap berfungsi normal meskipun usia semakin lanjut, termasuk¬† antaranya adalah paru-paru.

Salah satu organ tubuh yang perlu kamu jaga performanya adalah paru-paru. Fungsinya bukan hanya menyangkut sistem pernapasan, tapi juga berkaitan dengan aliran darah.

Agar paru-paru tetap sehat, kamu perlu banyak mengonsumsi makanan yang mendukung kesehatan paru-paru. Contohnya jenis makanan dan minuman di bawah ini.

1. Yoghurt

Yoghurt Kelapa dan Yoghurt Biasa, Mana yang Lebih Sehat?

Yoghurt telah terkenal sebagai minuman yang memiliki manfaat pada bidang kesehatan maupun kecantikan. Berdasarkan data dari FoodData Central, dalam 100 gram yoghurt terkandung 121 miligram kalsium, 95 miligram fosfor, 155 miligram kalium, 2,2 mikrogram selenium, dan masih banyak lagi nutrisi penting lain.

Konsumsi makanan yang tinggi kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, kalium, atau selenium,  sangat penting dalam menjaga kesehatan paru-paru.

Dikutip dari laman https://slotpragmatic.asia/ sebuah penelitian yang terbit dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition melibatkan 278 pasien penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Hasilnya, diet dengan asupan tinggi kalsium terbukti dapat menurunkan gejala penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan rutin mengonsumsi makanan tinggi kalsium juga mampu mengurangi risiko terkena PPOK hingga 35 persen.

2. Paprika

Dari Kesehatan Jantung Hingga Meningkatkan Imunitas, Berikut 5 Manfaat Paprika untuk Kesehatan - Pikiran-Rakyat.com

Paprika merupakan salah satu sumber vitamin C, yakni vitamin larut air yang bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh. Diketahui, tubuh manusia tidak bisa mensintesis sendiri vitamin C, sehingga harus didapatkan dari makanan atau suplemen.

Vitamin C ini sangat perlu bagi kesehatan paru-paru, terutama perokok. Menurut penelitian yang terbit di Journal of the American College of Nutrition, asupan vitamin C yang tinggi pada para perokok terbukti mampu meningkatkan fungsi organ pernapasan tersebut.

Berdasarkan laporan dari National Institutes of Health (NIH), jumlah konsumsi vitamin C yang dianjurkan bagi orang dewasa (>19 tahun) untuk laki-laki adalah 90 miligram dalam sehari, dan perempuan sebanyak 75 miligram per hari. Jumlah ini harus menambahkan 35 miligram jika orang dewasa tersebut merupakan perokok.

3. Tomat

9 Manfaat Makan Buah Tomat untuk Kesehatan Anak | Popmama.com

Makanan lain yang perlu rutin kamu konsumsi agar kesehatan paru-paru tetap terjaga adalah tomat. Tomat adalah sebagai sumber likopen, yakni jenis antioksidan karotenoid yang bisa meningkatkan kesehatan organ tersebut.

Study yang memuat dalam European Respiratory Journal melibatkan 680 orang partisipan. Hasilnya, konsumsi buah-buahan seperti pisang, apel, serta tomat mampu memperlambat penurunan fungsi paru-paru, terutama pada para mantan perokok.

4. Edamame

12 Manfaat Edamame untuk Kesehatan, Kaya Protein - Hot Liputan6.com

Jenis kacang yang bentuknya hampir mirip dengan buncis ini kaya akan kandungan isoflavon. Lewat penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research, diketahui bahwa mengonsumsi makanan yang kaya kandungan isoflavon dan asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids atau PUFA) dapat meningkatkan fungsi paru-paru serta mengurangi sesak napas.

Selain edamame, kamu juga bisa mendapatkan kandungan isoflavon yang tinggi pada kacang kedelai dan produk turunannya, seperti tahu dan tempe.

5. Kunyit

Kebenaran Manfaat Kunyit Ditinjau dari Segi Medis - Alodokter

Kunyit telah terkenal lama sebagai obat herbal, penyebabnya sifat antioksidan dan antiinflamasi yang ia miliki. Berdasarkan laporan dalam jurnal Nutrients, konsumsi makanan yang kaya akan kandungan antioksidan dan antiinflamasi dari senyawa polifenol kurkumin, terbukti berkaitan dengan peningkatan fungsi paru.

Para perokok yang mengonsumsi kurkumin lebih banyak, memiliki tingkat fungsi paru-paru lebih besar dari pada perokok yang tidak memperoleh asupan kurkumin. Hasil yang sama juga berlaku pada kelompok bukan perokok.